Kronologis Kericuhan Pembakaran Vihara Tanjung Balai

berita, berita harian, berita terkini, berita terbaru, berita hari ini, berita indonesia, berita terpopuler, info terkini, info artis, berita artis, berita popular, info terpercaya, info berita, berita unik, liputan khusus, Kesehatan

Tanjung Balai mencekam 8 tempat ibadah dibakar massa

berita, berita harian, berita terkini, berita terbaru, berita hari ini, berita indonesia, berita terpopuler, info terkini, info artis, berita artis, berita popular, info terpercaya, info berita, berita unik, liputan khusus, Kesehatan

Vihara Tanjung Balai yang dibakar massa

M11News – Kerusuhan di Tanjung Balai, Kab Asahan yg berujung terhadap isu SARA menyebabkan satu vihara & empat kelenteng hangus terbakar, (29/7/2016) tengah malam yang didapat info berita M11news.

Persoalan bermula dari adanya keluhan seseorang penduduk bernama Meliana, masyarakat Jl Karya Kelurahan Tanjung Balai Kota I, Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota, Tanjung Balai, Sumatera Utara yang mendengar suara azan yg dikumandangkan di Tempat Ibadah Al Maksum Jl Karya, dan merasa terganggu.

Sebelum kericuhan meledak, Meliana mendatangi nazir tempat ibadah mengemukakan keluhan. Dirinya merasa terganggu dgn nada azan yg dikumandangkan pihak tempat ibadah. Setelah oknum tadi mengemukakan keluhan, pihak tempat ibadah selanjutnya mendatangi kediaman perempuan bernama Meliana (sesudah salat Isya). Dulu, sebab timbul keributan, pihak kepala lingkungan & kelurahan setempat yg kooperatif setelah itu mengambil masing-masing pihak ke polsek setempat buat dimediasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Sabtu (30/7/2016).

berita, berita harian, berita terkini, berita terbaru, berita hari ini, berita indonesia, berita terpopuler, info terkini, info artis, berita artis, berita popular, info terpercaya, info berita, berita unik, liputan khusus, Kesehatan

Di tengah mediasi, penduduk yg mendapat kabar lantas berkumpul di depan polsek. Entah macam mana, jumlah masyarakat makin bertambah & bergerak ke Vihara Juanda yg berjarak kurang lebih 500 meter dari Jl Karya & selanjutnya melaksanakan pengerusakan.

Vihara di Pantai Amor terbakar. Seterusnya, turut dibakar 3 satuan kelenteng juga 3 satuan mobil & tiga satuan sepeda motor. Beberapa ratus penduduk turut merusak barang barang di dalam kelenteng Jl Sudirman. Seterusnya, di Jl Hamdoko barang di dalam kelenteng dirusak & praktek pengobatan tinghoa dihancurkan pun satu satuan motor hampir dibakar.

Di Jl KS Tubun, massa merusak beberapa-barang yg ada dalam klenteng & satu satuan bangunan milik Yayasan Putra Esa di Jl Nuri. Di Jl Imam Bonjol warga membakar barang barang yg ada dalam satu vihara, juga di Jl WR Supratman massa merusak isikan bangunan yayasan sosial & merusak 3 satuan mobil. Di Jl Ahmad Yani, massa merusak pagar vihara. Pun di Jl Ade Irma, massa membakar beberapa barang yg ada dalam satu satuan klenteng.