Ahok Memutuskan Maju Lewat Parpol, Sejuta KTP Dianggap “Hangus”

berita, berita harian, berita terkini, berita terbaru, berita hari ini, berita indonesia, berita terpopuler, info terkini, info artis, berita artis, berita popular, info terpercaya, info berita, berita unik, liputan khusus, Kesehatan

Golkar resmi mendukung Ahok lewat Parpol, bagaimana nasib Teman Ahok ?

berita, berita harian, berita terkini, berita terbaru, berita hari ini, berita indonesia, berita terpopuler, info terkini, info artis, berita artis, berita popular, info terpercaya, info berita, berita unik, liputan khusus, Kesehatan

Ahok bersama Parpol maju Pilgub DKI 2017

M11News – Akhirnya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang sering kita sebut Ahok telah memutuskan untuk maju Pilgub DKI 2017 nanti melalui jalur Parpol. Dengan disaksikan relawan Teman Ahok dan partai pendukung Golkar, Nasdem dan Hanura beliau mengambil keputusan untuk menggandeng Parpol.

Dengan keputusan yang diambil Ahok, berarti satu juta fotokopi KTP yang selama 4 bulan sudah dikumpulkan oleh Teman Ahok sia-sia atau bisa disebut juga “HANGUS”

Sebelumnya beberapa politikus sudah bisa membaca prediksi, kalau Ahok nantinya akan meninggalkan jalur independen, walaupun dalam beberapa kesempatan Ahok sempat mengaku siap jika ia harus maju melalui jalur independen.

Amalia Ayuningtyas sebagai juru bicara Teman Ahok juga sudah menegaskan kalau Ahok akan maju bersama Parpol. Amalia menjelaskan awal mula pembentukan organisasi independen ini dengan tujuan agar Ahok bisa maju dalam Pilgub, karena keadaan saat itu Teman Ahok merasa tidak ada partai politik yang mau mendukung Ahok untuk maju ke Pilgub berikutnya.

Dengan adanya Teman Ahok juga sebagai kendaraan alternatif, apalagi saat ini parpol sepertinya sulit untuk mendengarkan suara rakyat yang meminta supaya Ahok bisa maju kembali melanjutkan menjadi Gubernur DKI.

Jadi menurut berita terbaru Teman Ahok, tujuan utama mereka adalah menunjukan pada setiap partai politik, seandainya parpol tidak mendengarkan suara masyarakat, maka mereka tetap bisa bergerak sendiri melalui jalur perseorangan dimana jalur ini dianggap sah dan diakui oleh konstitusi.